Surveilan ISO 9001:2015 dan ISO/IEC 17024:2012 di Direktorat Keteknikan dan Kesiapsiagaan Nuklir
Kembali 15 Juli 2026 | Berita BAPETEN | 25 lihatDirektorat Keteknikan dan Kesiapsiagaan Nuklir (DKKN) Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) kembali berhasil mempertahankan implementasi Sistem Manajemen Mutu melalui pelaksanaan Surveilan ISO 9001:2015 dan ISO/IEC 17024:2012. Berdasarkan hasil surveilan yang dilaksanakan pada 13 dan 15 Juli 2026, DKKN direkomendasikan untuk tetap mempertahankan sertifikasi ISO 9001:2015 dan ISO/IEC 17024:2012 tanpa adanya temuan mayor.
Surveilan ini merupakan bagian dari komitmen DKKN dalam menjaga konsistensi penerapan Sistem Manajemen Mutu (SMM) pada lingkup pelayanan Lembaga Uji Kesesuaian dan Lembaga Pelatihan Ketenaganukliran, serta memastikan kesesuaian penerapan ISO/IEC 17024:2012 pada pelayanan Lembaga Sertifikasi Person. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Ruang Kedaruratan Gedung C BAPETEN, Jakarta, selama dua hari oleh asesor dari PT SAI Global dan Komite Akreditasi Nasional (KAN).
Pelaksanaan surveilan merupakan tindak lanjut dari Audit Internal yang telah dilaksanakan pada 21 Juli 2025 dan Kaji Ulang Manajemen pada 2 Oktober 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan bahwa Sistem Manajemen Mutu yang diterapkan di lingkungan DKKN tetap berjalan secara konsisten, efektif, serta memenuhi seluruh persyaratan standar internasional.
Untuk ISO 9001:2015, surveilan difokuskan pada evaluasi konsistensi penerapan Sistem Manajemen Mutu, efektivitas implementasi, serta pemeliharaan sistem pada seluruh lingkup sertifikasi. Sementara itu, surveilan ISO/IEC 17024:2012 bertujuan memastikan bahwa Lembaga Sertifikasi Person tetap memenuhi persyaratan standar secara konsisten setelah memperoleh akreditasi.
Kegiatan surveilan dihadiri oleh Direktur DKKN, Judi Pramono, didampingi Koordinator Kelompok Fungsi Jaminan Mutu, Adi Dradjat Noerwasana, serta seluruh staf Kelompok Fungsi Jaminan Mutu DKKN.
Dalam sambutannya, Judi Pramono menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan surveilan yang berlangsung dengan lancar. Menurutnya, hasil surveilan menjadi bukti nyata komitmen DKKN dalam menjaga mutu pelayanan, memenuhi persyaratan standar internasional, serta menerapkan prinsip perbaikan berkelanjutan (continuous improvement).
"Manajemen berkomitmen untuk menindaklanjuti setiap masukan dari asesor dan terus meningkatkan efektivitas sistem manajemen serta kompetensi organisasi sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas pelayanan publik," ujar Judi Pramono.
Pada proses surveilan ISO 9001:2015, tim asesor dari PT SAI Global melakukan audit terhadap sejumlah aspek penting, antara lain revisi Sistem Manajemen Mutu, perubahan isu eksternal organisasi, tindak lanjut hasil audit internal, serta penyelenggaraan pelayanan pada Lembaga Uji Kesesuaian dan Lembaga Pelatihan Ketenaganukliran. Audit juga mencakup proses penunjukan, penerapan Service Level Agreement (SLA), serta upaya peningkatan kompetensi personel.
Seluruh pertanyaan yang diajukan asesor dapat dijawab dengan baik oleh tim DKKN. Selain itu, berbagai bukti objektif berupa dokumen dan rekaman hasil evaluasi, baik terhadap permohonan penunjukan maupun hasil surveilan sebelumnya, berhasil ditunjukkan sebagai bukti kesesuaian penerapan sistem.
Sementara itu, surveilan ISO/IEC 17024:2012 oleh Komite Akreditasi Nasional difokuskan pada pemastian bahwa Lembaga Sertifikasi Person secara konsisten menerapkan persyaratan standar, menjaga prinsip ketidakberpihakan (impartiality), memastikan kompetensi personel yang terlibat dalam proses sertifikasi, serta menyelenggarakan proses sertifikasi yang andal, efektif, dan berkelanjutan.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan Exit Meeting yang menyampaikan hasil bahwa DKKN tetap direkomendasikan mempertahankan sertifikasi ISO 9001:2015 dan ISO/IEC 17024:2012 tanpa adanya temuan mayor. Hasil tersebut menunjukkan bahwa implementasi Sistem Manajemen Mutu di lingkungan DKKN telah berjalan secara efektif dan sesuai dengan ketentuan standar yang berlaku.
Menutup kegiatan, Adi Dradjat Noerwasana, mewakili Direktur DKKN, menyampaikan apresiasi kepada seluruh asesor atas proses surveilan yang telah dilaksanakan secara profesional serta kepada seluruh tim DKKN atas kerja sama dan kesiapan dalam memenuhi seluruh kebutuhan asesmen.
Diharapkan hasil surveilan ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh pegawai DKKN untuk terus mempertahankan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat budaya mutu organisasi, serta memastikan setiap proses kerja senantiasa mengedepankan prinsip profesionalisme, akuntabilitas, dan perbaikan berkelanjutan. (DKKN/Eko sapti aji/BHKK/CD)












Komentar (0)