Direktorat Perizinan Instalasi dan Bahan Nuklir (DPIBN) BAPETEN melakukan Soft Launching Perizinan Online BAPETEN Licensing and Inspection System Online (B@lis) untuk perizinan dan instalasi bahan nuklir di Yogyakarta, Jumat (25/11/2022. Perizinan ini ini diberi nama B@lis Licensing of Nuclear Installation and Nuclear Officer (B@lis L-NINO).
Acara diawali laporan dari Direktur DPIBN BAPETEN Budi Rohman yang menyampaikan peluncuran sistem perizinan ini merupakan implementasi dari UU Cipta Kerja yang mengharuskan mempermudah perizinan berusaha berbasis risiko. “Sistem ini akan terintegrasi dengan sistem internal seperti B@lis 2.5, B@lis SMILE dan B@lis PENDORA serta dengan sistem eksternal seperti SIMPONI milik Kementerian Keuangan,” tambahnya.
Setelah itu, acaranya dilanjutkan dengan paparan Deputi Perizinan dan Inspeksi BAPETEN Zainal Arifin yang mengatakan sistem perizinan terintegrasi seperti ini merupakan bagian dari merespons perkembangan teknologi yang semakin maju. “Jadi diharapkan dengan adanya perizinan full online ini juga bisa mempermudah bagi pengguna izin serta mendukung tujuan Net Zero Emission tahun 2060 yg dicanangkan pemerintah,” ujarnya.
Kemudian dilanjutkan dengan arahan Plt. Kepala BAPETEN Sugeng Sumbarjo yang menjelaskan dengan adanya peluncuran sistem ini bisa meningkatkan kemudahan pengguna serta meningkatkan kepuasan publik. “Kami mengundang bapak dan ibu para stakeholder dalam peluncuran ini dengan harapan bisa memberikan masukan agar bisa kita kembangkan sistem ini secara bersama-sama,” tutupnya.
Acara dilanjutkan dengan peluncuran secara simbolis dengan memukul gong oleh Plt. Kepala BAPETEN Sugeng Sumbarjo. Kemudian ditutup dengan simulasi pengajuan izin serta sesi diskusi tanya jawab dengan para undangan. (BHKK/Da)
Komentar (0)