Banner BAPETEN
Perkuat Kerja Sama Pengawasan Ketenaganukliran, BAPETEN Selenggarakan Pertemuan Bilateral dengan NEA Singapura
Kembali     30 Juni 2026 | Berita BAPETEN | 22 lihat

BAPETEN menyelenggarakan pertemuan bilateral strategis bersama National Environment Agency (NEA) Singapura di Kantor Pusat BAPETEN, Jakarta, pada Selasa, 30 Juni 2026. Pertemuan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) Penguatan Kerja Sama Pengawasan Ketenaganukliran antara BAPETEN dengan NEA Singapura.

Kegiatan diawali dengan pertemuan yang dihadiri oleh Chief Executive Officer (CEO) NEA sekaligus Deputy Secretary (Sustainability) Ministry of Sustainability and the Environment (MSE) Singapura, Benjamin Koh; Group Director - Radiation Protection and Nuclear Science Group NEA, Ang Kok Kiat; Executive Engineer - Radiation Protection and Nuclear Science Group NEA, Calvin Hoo; serta First Secretary Kedutaan Besar Singapura di Jakarta, Malik Vickland. Kedatangan para delegasi tersebut disambut langsung oleh Plt. Kepala BAPETEN, Zainal Arifin, yang didampingi oleh Deputi Pengkajian Keselamatan Nuklir, Haendra Subekti, serta jajaran pejabat BAPETEN terkait di antaranya Direktur Pengaturan Pengawasan Fasilitas Radiasi dan Zat Radioaktif (DP2FRZR), Mukhlisin; Direktur Perizinan Instalasi dan Bahan Nuklir (DPIBN), Wiryono; Kepala Biro Hukum, Kerja Sama, dan Komunikasi Publik (BHKK), Ishak; serta Kepala Biro Organisasi dan Umum (BOU), Indra Gunawan.


Lebih lanjut, tim BAPETEN melanjutkan dengan penyampaian pemaparan materi yang disampaikan oleh Pengelola Kegiatan Kelompok Fungsi Pengkajian Instalasi Nuklir Non Reaktor, Pusat Pengkajian Sistem dan Teknologi Pengawasan Instalasi dan Bahan Nuklir (P2STPIBN), Petit Wiringgalih yang menyampaikan perihal Nuclear Regulatory Framework for Indonesia's Nuclear Power Programme and Human Resource Development, dan dilanjutkan dengan pemaparan bertajuk Indonesia's Radiation Safety Regulatory Oversight oleh Pengawas Radiasi Ahli Madya DP2FRZR, Vatimah Zahrawati.

Kegiatan juga diisi dengan sesi presentasi, diskusi dan tanya jawab mengenai kerangka regulasi Program Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) di Indonesia beserta pengembangan sumber daya manusianya, serta pengawasan keselamatan radiasi di Indonesia. Sesi ini menjadi wadah bagi kedua lembaga untuk saling berbagi pengalaman dan memperkuat pemahaman mengenai praktik pengawasan ketenaganukliran.

Usai pertemuan tersebut, kegiatan dilanjutkan dengan mengunjungi sejumlah fasilitas pendukung pengawasan, antara lain Indonesia-Radiation Data Monitoring System (I-RDMS), Radiation Portal Monitor (RPM) Monitoring Station, instrumen pengukuran radiasi, peralatan sinar-X medik untuk pelatihan Petugas Proteksi Radiasi (PPR), serta Laboratorium Analisis Lingkungan.

Melalui kunjungan ini, delegasi diharapkan dapat memperoleh gambaran mengenai infrastruktur, kapabilitas teknis, dan upaya BAPETEN dalam mendukung pelaksanaan pengawasan ketenaganukliran di Indonesia. Kemudian di penghujung rangkaian agenda kedatangan para delegasi, puncak kegiatan pertemuan bilateral ini ditutup dengan pelaksanaan seremonial penandatanganan MoU Penguatan Kerja Sama Pengawasan Ketenaganukliran antara BAPETEN dengan NEA [BHKK/GP/OR].


Komentar (0)


Tautan BAPETEN

mkananmenu_2024-02-26-145126.png
mkananmenu_2021-04-19-125003.png
mkananmenu_2021-04-19-125235.png
mkananmenu_2021-08-25-114254.png
mkananmenu_2024-05-15-171035.jpeg
mkananmenu_2026-05-10-232514.png

Feedback

GPR Kominfo

Memuat berita GPR Kominfo...

Video

Tautan Internasional