Partisipasi BAPETEN dalam 10th Review Meeting of the Convention on Nuclear Safety
Kembali 15 April 2026 | Berita BAPETEN | 25 lihatDelegasi Indonesia yang dipimpin oleh Plt. Kepala Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) Zainal Arifin berpartisipasi dalam kegiatan 10th Review Meeting of the Convention on Nuclear Safety (CNS). Konvensi yang diselenggarakan oleh International Atomic Energy Agency di Vienna ini berlangsung pada 13–24 April 2026. Delegasi Indonesia juga dihadiri oleh Deputi Pengkajian Keselamatan Nuklir BAPETEN Haendra Subekti serta Wakil Kepala Perwakilan Kedutaan Indonesia di Austria.
Kegiatan ini terdiri dari tiga bagian utama, yaitu sesi pleno, diskusi kelompok negara anggota, dan open-ended working group. Pertemuan dibuka dalam sesi pleno oleh Direktur Jenderal IAEA, Rafael Mariano Grossi, bersama Presiden 10th Review Meeting Faizan Mansoor. Dalam sambutannya, Direktur Jenderal IAEA menekankan bahwa keselamatan nuklir merupakan hal yang esensial, selalu dan di mana pun. Prinsip ini tidak memiliki dimensi politik dan berlaku sama bagi semua pihak. Ia juga menegaskan kembali bahwa tidak ada pembangkit listrik tenaga nuklir yang boleh menjadi target aktivitas militer. Dalam konteks global yang semakin kompleks saat ini, prinsip tersebut harus dijunjung tinggi oleh seluruh negara.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa terdapat tujuh penambahan anggota baru sejak review meeting sebelumnya, sehingga saat ini Convention on Nuclear Safety memiliki 98 negara pihak. Konvensi ini merupakan landasan utama dalam rezim keselamatan nuklir global. Melalui mekanisme tinjauan sejawat (peer review) dan kerja sama internasional, konvensi ini membantu memastikan bahwa energi nuklir dimanfaatkan secara aman dan bertanggung jawab.
Keikutsertaan Indonesia dalam forum internasional ini merupakan bagian dari komitmen untuk terus memperkuat keselamatan nuklir sesuai dengan Vienna Declaration on Nuclear Safety. Pertemuan ini menjadi wadah bagi negara-negara peserta untuk berbagi pengalaman dan melakukan tinjauan sejawat.
Di sela-sela kegiatan, Delegasi Indonesia juga menerima undangan pertemuan bilateral dari Delegasi Pakistan. Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan Delegasi BAPETEN ke Pakistan Nuclear Regulatory Authority (PNRA), yang bertujuan menjajaki peluang kerja sama dalam pengawasan pembangkit listrik tenaga nuklir. Kerja sama yang direncanakan mencakup peningkatan kompetensi sumber daya manusia BAPETEN melalui pelatihan dan workshop bersama personel PNRA. Lebih lanjut, Delegasi Pakistan yang dipimpin oleh Kepala PNRA, Zia Hussain Shah, kembali menegaskan bahwa Pakistan siap mendukung peningkatan kapasitas SDM BAPETEN dalam bidang pengawasan PLTN.(DPIBN/Ade Awaludin)
Pada hari kedua kegiatan, Delegasi Indonesia juga dijadwalkan bertemu dengan delegasi Singapura melalui National Environment Agency (NEA). Pertemuan ini merupakan tindak lanjut atas usulan untuk melakukan koordinasi dalam rangka mengidentifikasi potensi kerja sama yang dapat dikembangkan oleh kedua belah pihak dalam bentuk rencana penandatanganan memorandum of understanding. (DPIBN/Ade Awaludin)











Komentar (0)