Banner BAPETEN
Courtesy Call BAPETEN dengan delegasi Ontario Tech University
Kembali     28 Januari 2026 | Berita BAPETEN | 28 lihat

BAPETEN menerima kunjungan delegasi dari Ontario Tech University di kantor BAPETEN pada Rabu, 28 Januari 2026. Kegiatan ini dalam rangka menjalin komunikasi atau kerjasama dengan BAPETEN dalam pengembangan kapasitas SDM nuklir dan mendapat dukungan terhadap kesiapan regulasi nuklir Indonesia.

Dalam courtesy call ini dihadiri oleh Deputi Bidang Pengkajian Keselamatan Nuklir Haendra Subekti didampingi oleh Direktur Perizinan Instalasi dan Bahan Nuklir Wiryono, Direktur Perizinan Fasilitas Radiasi dan Zat Radioaktif Ishak, Direktur Inspeksi Instalasi dan Bahan Nuklir (DI2BN) Lukman Hakim, Kepala Pusat Pengkajian Sistem dan Teknologi Pengawasan Instalasi dan Bahan Nuklir (P2STPIBN) Taruniyati Handayani serta Koordinator Kelompok Fungsi Kerja Sama Indah Anissa, Mengawali pertemuan ini, Haendra Subekti membuka dengan pengenalan pejabat dari BAPETEN dan berterima kasih atas kedatangan Delegasi Ontario Tech University yaitu President and Vice Chancellor Ontario Tech University, Kanada Dr. Steven Murphy, Chief of Staff, Ontario Tech University, Ms. Krista Hester, Trade Commissioner The Embassy of Canada, Mr. Simon Moreau, dan Ms. Dewi Sari.

Courtesy Call BAPETEN dengan delegasi Ontario Tech University Courtesy Call BAPETEN dengan delegasi Ontario Tech University

Kegiatan dilanjutkan dengan pembukaan kegiatan oleh Deputi Bidang Pengkajian Keselamatan Nuklir Haendra Subekti mengatakan “Ontario di Kanada dikenal sebagai salah satu pusat pengembangan pembangkit listrik tenaga nuklir, dengan jumlah reaktor sekitar enam hingga delapan unit, termasuk yang dikembangkan oleh Bruce Power serta Ontario Power Generation (OPG) bersama mitra energi Amerika Utara. Kondisi tersebut menunjukkan kuatnya ekosistem industri dan pendidikan nuklir di wilayah tersebut. Sementara itu, Indonesia juga dinilai memiliki potensi seroa karena telah memiliki studi teknik nuklir di Universitas Gajah Mada dan Institut Teknologi Bandung.”

Dalam penyampaiannya Dr. Steven Murphy mengatakan “Pengembangan energi di Indonesia saat ini masih berada pada tahap persiapan menuju 2030 dan dipandang sebagai rencana jangka panjang yang melibatkan kerjasama lintas negara serta penggunaan teknologi yang telah terbukti. Strategi yang dinilai tepat adalah membangun bauran energi yang tidak hanya bergantung pada nuklir, tetapi dikombinasikan dengan gas, batu bara, dan energi terbarukan untuk menjaga fleksibilitas sistem. Selain itu, isu ketersediaan sumber daya manusia juga menjadi tantangan penting yang sama-sama dihadapi.”

Courtesy Call BAPETEN dengan delegasi Ontario Tech University Courtesy Call BAPETEN dengan delegasi Ontario Tech University

Haendra Subekti juga membahas pentingnya penekanan pada penggunaan teknologi yang telah terbukti (proven technology) sesuai regulasi dan Indonesia perlu menyesuaikan atau mengadopsi rezim regulasi sesuai teknologi yang akan dipilih.

BAPETEN juga menekankan pentingnya perencanaan jangka panjang pengembangan energi nuklir di Indonesia yang dilakukan secara hati-hati, bertahap, dan berbasis teknologi yang telah terbukti serta diiringi dengan penguatan regulasi dan kapasitas sumber daya manusia. Kegiatan ini diharapkan bisa membangun hubungan kerjasama yang baik antara BAPETEN dengan Ontario Tech University. Percakapan diakhiri dengan ungkapan terima kasih dan salam singkat. [BHKK/CD/CN]


Komentar (0)


Tautan BAPETEN

mkananmenu_2024-02-26-145126.png
mkananmenu_2021-04-19-125003.png
mkananmenu_2021-04-19-125235.png
mkananmenu_2021-08-25-114254.png
mkananmenu_2024-03-25-135103.png
mkananmenu_2024-05-15-171035.jpeg

Feedback

GPR Kominfo

Memuat berita GPR Kominfo...

Video

Tautan Internasional