BAPETEN Dorong Penguatan Kapasitas Keselamatan Reaktor Melalui Workshop Regional ANSN
Kembali 13 April 2026 | Berita BAPETEN | 30 lihatBAPETEN menyelenggarakan Workshop Evaluasi dan Tinjauan Keselamatan Reaktor pada tanggal 13–17 April 2026 di Auditorium BAPETEN. Kegiatan ini dihadiri oleh negara anggota Asian Nuclear Safety Network (ANSN), yaitu China, Republik Korea, Bangladesh, Indonesia, Malaysia, Mongolia, Singapura, Filipina, Sri Lanka, Thailand, dan Viet Nam. Workshop ini bertujuan untuk memperkuat aspek keselamatan dalam pembangunan reaktor nuklir serta mendorong pertukaran pengetahuan antarnegara anggota.
Kegiatan dibuka dengan sambutan dari perwakilan International Atomic Energy Agency (IAEA), Laura Frisoni. Dalam sambutannya, Frisoni menyampaikan bahwa workshop ini akan menjadi platform yang kohesif untuk menukar pengalaman dan memperkuat komitmen global. Ia mendorong supaya seluruh anggota ANSN dapat berpartisipasi aktif dalam diskusi ini. Pungkasnya, Ia berharap supaya seluruh anggota ANSN dapat bekerja secara produktif dan sukses.
Selanjutnya, Kepala Balai Pendidikan dan Pelatihan BAPETEN, Ahmad Ciptadi Syuryavin, menyampaikan apresiasi kepada IAEA atas dukungan dan kepercayaan dalam penyelenggaraan kegiatan ini di Indonesia. Selain itu, Ahmad juga menekankan pentingnya workshop sebagai bagian dari penguatan kerja sama regional dalam mendukung keselamatan nuklir, khususnya untuk reaktor maju termasuk Small Modular Reactor (SMR). Seiring dengan berkembangnya program nuklir di kawasan Asia, diperlukan penguatan infrastruktur keselamatan dan kerangka regulasi yang efektif. Melalui kerja sama dalam ANSN, negara anggota dapat berbagi pengalaman, praktik terbaik, serta memperkuat kapasitas regulator guna menjamin keselamatan jangka panjang.
Selama lima hari pelaksanaan, workshop diisi dengan pemaparan mengenai program nuklir nasional serta isu-isu spesifik dari masing-masing negara anggota ANSN. Diskusi difokuskan pada evaluasi dan tinjauan keselamatan reaktor nuklir, khususnya dalam pengembangan SMR yang saat ini menjadi salah satu teknologi yang berkembang di berbagai negara.
Melalui kegiatan ini, diharapkan negara anggota ANSN dapat saling bertukar pengetahuan dan pengalaman dalam aspek keselamatan pembangunan reaktor nuklir. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat memperkuat kerja sama regional dalam meningkatkan standar keselamatan nuklir secara berkelanjutan. [BHKK/HRUF/CD]














Komentar (0)