Layanan Publik

mkirimenu_2018-01-26-104911.gif
mkirimenu_2018-01-26-104958.png
mkirimenu_2018-01-26-105029.png

Bapeten Link

mkirimenu_2018-01-26-105102.png
mkirimenu_2018-01-26-105119.png
mkirimenu_2018-01-26-105136.png
mkirimenu_2018-01-26-105151.png
mkirimenu_2018-01-26-105207.png
mkirimenu_2018-11-15-104059.png

Peta Pemanfaatan Tenaga Nuklir

mkirimenu_2018-01-26-105624.png

Survei

mkirimenu_2018-01-26-105420.png
mkirimenu_2018-01-26-105524.jpg

Video

National Workshop on Radiological Crime Scene Management
Kembali
small_thumb_2019-07-08-113252.png

BAPETEN bekerjasama dengan International Atomic Energy Agency (IAEA) dan Interpol Chemical, Biological, Radiological, Nuclear and Explosive (CBRNE) Terrorism Prevention Programme menyelenggarakan National Workshop on Radiological Crime Scene Management (RCSM) yang diadakan pada tanggal 8-12 Juli 2019 di Jakarta. Tujuan dari pelatihan ini adalah untuk mencegah penyalahgunaan nuklir dari terorisme di dunia.

Kegiatan ini menghadirkan pakar dari IAEA yaitu Peter Burton dan Nigel Tottie, pakar dari Interpol yaitu Dough Ledingham, Eve Szeles dari Hungarian Academy of Sciences, dan Elder Magalhaes dari Institute of Radiation Protection Dissymmetry Brazil. Tentunya dengan hadirnya pakar-pakar tersebut diharapkan agar pelatihan ini dapat saling berbagi ilmu dan pengalaman kepada Indonesia.

imgkonten

Sekretaris Utama Hendriyanto Hadi Tjahjono dalam pembukaan resminya menyatakan bahwa pemerintah Indonesia menyadari keamanan nuklir sudah menjadi program prioritas nasional, dan hal ini dibuktikan dengan aktifnya partisipasi pemimpin Indonesia dalam Nuclear Security Summit. Pelatihan RCSM, yang juga sebagai salah satu contoh komitmen Indonesia, dilaksanakan untuk meningkatkan kemampuan sumber daya manusianya dalam menjamin keamanan dan keselamatan nuklir.

imgkonten

Lebih lanjut, Burton dari IAEA menyampaikan bahwa semenjak adanya terorisme, maka keamanan nuklir menjadi penting, untuk itulah IAEA bekerjasama dengan Interpol untuk bersama-sama menjaga keamanan dunia. Ledingham dalam sambutannya juga mengatakan ketertarikannya pada keamanan nuklir dan hal yang lebih fundamental lagi adalah perlunya kerjasama secara erat dengan pemerintah di seluruh dunia, termasuk Indonesia, untuk mencegah adanya kejahatan atau terorisme nuklir.

imgkonten

imgkonten

Hadir sebagai peserta dari pelatihan ini adalah pemangku kepentingan pemerintah seperti Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Brimob Polri, Dokkes Polri, Baintelkam, Puslabfor Polri, Kementerian Dalam Negeri, PTKMR Batan, Kementerian Kesehatan, dan TNI AD. (BHKK/RA/IP)

imgkonten

imgkonten


Komentar (0)


Tautan Lembaga Pemerintah Non Kementrian

mbawahmenu_2018-01-26-112824.pngmbawahmenu_2018-01-26-112839.pngmbawahmenu_2018-01-26-112853.pngmbawahmenu_2018-01-26-112908.pngmbawahmenu_2018-01-26-112923.pngmbawahmenu_2019-02-25-144747.pngmbawahmenu_2018-01-26-113002.png