Courtesy Call BAPETEN Dengan Kedutaan Besar Republik Angola di Indonesia
Kembali 09 Januari 2026 | Berita BAPETEN | 29 lihatPimpinan BAPETEN menerima kunjungan Kedutaan Besar Angola di kantor BAPETEN pada Jumat 9 Januari 2026 dalam rangka courtesy call dan mendiskusikan adanya penemuan 8 kontainer asal Angola Afrika yang terpapar Cesium-137 di pelabuhan Tanjung Priok ada bulan November tahun 2025 lalu.
Dalam courtesy call ini dipimpin oleh Deputi Pengkajian Keselamatan Nuklir Haendra Subekti didampingi Direktur Direktorat Keteknikan dan Kesiapsiagaan Nuklir (DKKN) Judi Pramono, Direktur Direktorat Inspeksi Fasilitas Radiasi dan Zat Radioaktif (DIFRZR) Zulkarnain, Direktur Direktorat Pengaturan Pengawasan Fasilitas Radiasi dan Zat Radioaktif (DP2FRZR) Mukhlisin, Pengelola Kegiatan Kelompok Fungsi Pengkajian Instalasi Nuklir Non Reaktor Petit Wiringgalih. Mengawali pertemuan ini, Haendra membuka dengan pengenalan pejabat dari BAPETEN dan berterima kasih atas kedatangan Perwakilan Kedutaan Besar Angola João Soares.
Kegiatan kemudian dilanjutkan diskusi yang diawali dengan pembukaan oleh Deputi Pengkajian Keselamatan Nuklir Haendra Subekti yang menyampaikan “bahwa kontainer dimaksud telah diberangkatkan kembali dari Indonesia menuju Angola pada 17 Desember 2025. Proses pengiriman diperkirakan memerlukan waktu sekitar dua bulan. Ia juga menjelaskan bahwa pengawasan terhadap lalu lintas barang tetap dilakukan, antara lain melalui pemanfaatan Radiation Portal Monitor (RPM) di Pelabuhan Tanjung Priok”.
Diskusi kemudian dilanjutkan oleh João Soares yang menyampaikan, “Pada kesempatan ini, saya hadir untuk memperoleh sejumlah informasi dari BAPETEN. Berdasarkan informasi yang saya terima, kapal yang dimaksud telah meninggalkan Indonesia dan diperkirakan kembali menuju Angola.”
Dalam penutupan diskusi BAPETEN juga menegaskan bahwa informasi lebih lanjut dapat disampaikan melalui mekanisme resmi sesuai ketentuan yang berlaku. Dalam hal pengawasan, BAPETEN dapat melakukan secondary inspection sebagai bagian dari pemantauan tanpa membuka muatan kontainer. Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama. [BHKK/CN/OR]














Komentar (0)