Banner BAPETEN
BAPETEN Perkuat Diplomasi Pengawasan Nuklir di Sidang Umum IAEA ke-70
Kembali     18 September 2026 | Berita BAPETEN | 33 lihat

BAPETEN berpartisipasi dalam Sidang Umum Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) ke-70 yang berlangsung pada 14–18 September 2026 di Wina, Austria. Keikutsertaan BAPETEN menjadi bagian dari upaya Indonesia memperkuat kerja sama internasional di bidang keselamatan, keamanan, dan pengawasan tenaga nuklir, sekaligus mempersiapkan kapasitas nasional dalam mendukung pengembangan program nuklir Indonesia.

Delegasi Indonesia dipimpin oleh Kepala BRIN Arif Satria dan terdiri dari perwakilan Kementerian Luar Negeri, Kementerian ESDM, BAPETEN, BRIN, PT PLN (Persero), serta RS Kanker Dharmais. Adapun delegasi BAPETEN terdiri atas Plt. Kepala BAPETEN, Zainal Arifin; Direktur Perizinan Instalasi dan Bahan Nuklir, Wiryono, dan Petit Wiringgalih, Pelaksana Kegiatan Pusat Pengkajian Sistem dan Teknologi Pengawasan Instalasi dan Bahan Nuklir.

Pada pembukaan Sidang Umum, Indonesia menyampaikan national statement yang menegaskan dukungan terhadap peran IAEA dalam mendorong pemanfaatan tenaga nuklir untuk perdamaian, kesehatan, dan kesejahteraan. Indonesia juga menyampaikan sejumlah prioritas nasional, termasuk pengembangan PLTN pertama, penguatan keselamatan dan keamanan nuklir, kerja sama melalui ASEAN Network of Regulatory Bodies on Atomic Energy (ASEANTOM), serta kemitraan ASEAN dengan IAEA.

Salah satu agenda penting dalam rangkaian kegiatan tersebut adalah pertemuan delegasi Indonesia dengan Direktur Jenderal IAEA Rafael Grossi. Pertemuan membahas program pengembangan nuklir Indonesia, termasuk rencana PLTN pertama yang ditargetkan beroperasi pada 2032 serta dukungan IAEA melalui kerja sama teknis, misi internasional, jaringan ahli, dan penguatan kapasitas sumber daya manusia.

Di sela-sela Sidang Umum, BAPETEN melakukan sejumlah pertemuan bilateral dengan badan pengawas dan mitra internasional untuk memperkuat kerja sama pengawasan nuklir.

Pertemuan dengan National Environment Agency (NEA) Singapura membahas tindak lanjut kerja sama pascapenandatanganan MoU pada Juni 2026, termasuk penyusunan program kerja sama konkret di bidang keselamatan dan keamanan nuklir. Dengan Rostechnadzor Rusia, BAPETEN membahas keberlanjutan kerja sama pengawasan serta pengembangan sumber daya manusia pengawas untuk berbagai teknologi nuklir.

Sementara itu, pertemuan dengan Pakistan Atomic Energy Commission (PAEC) dan Pakistan Nuclear Regulatory Authority (PNRA) membahas pengalaman Pakistan dalam pengelolaan program PLTN dan penguatan kapasitas regulator. Kedua pihak juga membahas tindak lanjut kerja sama, termasuk peluang pengembangan kompetensi SDM pengawas BAPETEN melalui on-the-job training di Pakistan.

BAPETEN juga bertemu dengan Autorité de sûreté nucléaire et de radioprotection (ASNR) Prancis untuk membahas peluang kerja sama bilateral dan dengan Uni Eropa, termasuk pengembangan kompetensi SDM dalam mendukung kesiapan pengawasan teknologi reaktor maju.

Pertemuan bilateral dengan delegasi Yordania membahas isu pengawasan berbasis risiko sesuai standar internasional serta upaya mendukung kemudahan ekspor komoditas Indonesia yang terdampak kebijakan red line Pemerintah Yordania.

Selain itu, BAPETEN memenuhi undangan pertemuan dengan delegasi industri nuklir Amerika Serikat untuk membahas kerangka pengawasan terhadap teknologi nuklir maju. Dalam pertemuan tersebut, BAPETEN menegaskan bahwa setiap teknologi nuklir yang diperkenalkan di Indonesia harus memenuhi ketentuan hukum nasional dan standar keselamatan IAEA.

Pada bidang keamanan nuklir, BAPETEN juga mengikuti pertemuan bilateral dengan INTERPOL untuk membahas implementasi National Capability Assessment and Training Process (NCAT). Pertemuan tersebut menjadi bagian dari penguatan kerja sama dalam mendukung penegakan hukum terhadap tindak pidana atau ancaman terorisme yang melibatkan bahan radiologi dan nuklir.

Selain agenda bilateral, BAPETEN berpartisipasi dalam International Nuclear Safety Advisory Group (INSAG). Forum ini menjadi ruang pertukaran pandangan mengenai perkembangan regulasi dan keselamatan, ketahanan fasilitas nuklir, serta aplikasi nuklir di bidang maritim.

BAPETEN juga mengikuti Regulatory Cooperation Forum (RCF), forum kerja sama antar-badan pengawas yang membahas prioritas pengawasan tenaga nuklir dan peningkatan kapasitas. Dalam forum tersebut, BAPETEN menegaskan komitmennya untuk berpartisipasi aktif dalam kerja sama internasional guna mendukung kesiapan pengawasan PLTN.

Selanjutnya, delegasi BAPETEN menghadiri agenda terkait Joint Convention mengenai bahan bakar nuklir bekas dan limbah radioaktif. Forum tersebut menekankan pentingnya pengelolaan bahan bakar nuklir bekas dan limbah radioaktif secara selamat, aman, dan berkelanjutan, termasuk melalui mekanisme pelaporan nasional dan peer review.

BAPETEN turut mengikuti Senior Safety and Security Regulators' Meeting yang membahas harmonisasi pengawasan dan perizinan, termasuk perkembangan teknologi reaktor maju. Sejumlah isu yang menjadi perhatian antara lain Small Modular Reactor (SMR), mikroreaktor, unit terapung, transformasi digital, kecerdasan artifisial, serta dampak perubahan iklim terhadap penilaian bahaya instalasi nuklir.

Rangkaian partisipasi tersebut memperkuat peran BAPETEN dalam membangun jejaring kerja sama internasional sekaligus mengikuti perkembangan tata kelola dan teknologi nuklir global. Melalui diplomasi pengawasan, BAPETEN terus memperkuat kapasitas nasional dan memastikan kesiapan pengawasan terhadap perkembangan pemanfaatan tenaga nuklir di Indonesia.

Partisipasi BAPETEN dalam Sidang Umum IAEA ke-70 menjadi bagian dari komitmen Indonesia untuk memastikan pemanfaatan tenaga nuklir yang selamat, aman, dan terlindungi, sekaligus memperkuat kesiapan pengawasan dalam mendukung program PLTN pertama Indonesia menuju target operasi pada 2032. [P2STPIBN/PetitWiringgalih/BHKK/Da]


Komentar (0)


Berita Lainnya

Tautan BAPETEN

mkananmenu_2024-02-26-145126.png
mkananmenu_2021-04-19-125003.png
mkananmenu_2021-04-19-125235.png
mkananmenu_2021-08-25-114254.png
mkananmenu_2024-05-15-171035.jpeg
mkananmenu_2026-05-10-232514.png

Feedback

GPR Kominfo

Memuat berita GPR Kominfo...

Video

Tautan Internasional