Banner BAPETEN
Tingkatkan Kompetensi Pengolahan Data Spasial, BAPETEN Gelar Pelatihan GIS Kegiatan Pemetaan Rona Awal
Kembali     12 Oktober 2026 | Berita BAPETEN | 90 lihat

BAPETEN melalui Direktorat Inspeksi Instalasi dan Bahan Nuklir (DIIBN), menyelenggarakan Pelatihan Geographic Information System (GIS) Kegiatan Rona Awal Calon Tapak PLTN di Gedung BAPETEN, Jakarta, pada 12 Oktober 2026. Kegiatan ini digelar guna meningkatkan dan menjaga kompetensi para inspektur BAPETEN dalam menggunakan perangkat lunak ArcGIS untuk pengolahan dan pemetaan data spasial secara sistematis.

Pelatihan GIS secara resmi dibuka oleh Pengelola Kegiatan Kelompok Fungsi Evaluasi Dosis dan Lingkungan DIIBN, Rini Suryanti. Ia menjelaskan bahwa pelatihan ini diinisiasi untuk membekali pegawai lintas unit kerja dengan dasar-dasar GIS guna mendukung pemantauan lingkungan dan penyusunan laporan berbasis peta di lapangan. Rini juga menekankan pentingnya sertifikasi personel ke depan, khususnya bagi pembuat peta dan analis SIG.

GIS atau Sistem Informasi Geografis (SIG) berbasis komputer memiliki peran krusial dalam mendukung pelaksanaan tugas kedinasan, khususnya untuk kegiatan survei, evaluasi tapak, hingga pemetaan rona awal lingkungan ketenaganukliran. Pelatihan ini dirancang secara sistematis dengan pendekatan pembelajaran berbasis praktik guna meningkatkan keahlian teknis peserta dalam menghasilkan produk pemetaan yang informatif.

Pelaksanaan pelatihan terbagi ke dalam beberapa sesi berkala yang berlangsung sejak Agustus hingga Oktober 2026 di bawah bimbingan Pengawas Radiasi Ahli Madya DIIBN, Helen Raflis, dengan rincian jadwal sebagai berikut

  • 24 Agustus 2026: Konsep Dasar SIG & Pengenalan ArcMap
  • 14 September 2026: ArcCatalog, Pengelolaan, & Editing Data Spasial
  • 28 September 2026: Pemetaan Rona Awal & Integrasi Data
  • 12 Oktober 2026: Analisis Spasial & Pengolahan Data Lapangan

Pelatihan ini diikuti oleh 27 peserta yang berasal dari perwakilan unit kerja DIIBN, Pusat Pengkajian Sistem dan Teknologi Pengawasan Instalasi dan Bahan Nuklir (P2STPIBN), Direktorat Keteknikan dan Kesiapsiagaan Nuklir (DKKN) serta Direktorat Perizinan Instalasi dan Bahan Nuklir (DPIBN).

Turut hadir Ketua Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Geospasial, Juniarto Rojo Prasetyo, yang menekankan pentingnya pemanfaatan satu data geospasial yang akurat antarlembaga. Ia juga memaparkan skema Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI), okupasi berbasis SKKNI, hingga klaster kompetensi dalam bidang geospasial.

Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi teknis dalam pemetaan dan analisis data spasial, serta menghasilkan informasi dan produk pemetaan yang dapat mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi BAPETEN, khususnya dalam mendukung kegiatan survei, pemetaan rona awal, hingga pengawasan instalasi nuklir dan lingkungan. [BHKK/GP]



Komentar (0)


Tautan BAPETEN

mkananmenu_2024-02-26-145126.png
mkananmenu_2021-04-19-125003.png
mkananmenu_2021-04-19-125235.png
mkananmenu_2021-08-25-114254.png
mkananmenu_2024-05-15-171035.jpeg
mkananmenu_2026-05-10-232514.png

Feedback

GPR Kominfo

Memuat berita GPR Kominfo...

Video

Tautan Internasional