Banner BAPETEN
BAPETEN dan IAEA Selenggarakan Workshop Nasional Manajemen Inspeksi dalam Pembangunan PLTN
Kembali     12 Oktober 2026 | Berita BAPETEN | 97 lihat

Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) bekerja sama dengan International Atomic Energy Agency (IAEA) menyelenggarakan National Workshop on Project Management of the Regulatory Inspection during the Manufacturing and Construction of a Nuclear Power Plant pada Senin - Kamis, 12–15 Oktober 2026 di Kantor BAPETEN.

Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan IAEA, Ugur Bezdeguemeli, serta para ahli yang menjadi narasumber, yaitu Tae Kwang Song dari Korea Selatan, Sezar Ercan dari Türkiye, dan Dost Muhammad dari Pakistan. Dari BAPETEN, hadir Deputi Bidang Pengkajian Keselamatan Nuklir (PKN), Haendra Subekti, Kepala Balai Pendidikan dan Pelatihan (BDL), Ahmad Ciptadi Suryavin, beserta tim dan pegawai BAPETEN yang terlibat dalam pengawasan ketenaganukliran. Workshop ini juga diikuti oleh peserta dari Kementerian Pekerjaan Umum, PT PLN (Persero), dan PT Sucofindo.

Workshop ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas regulator dalam mengelola kegiatan inspeksi selama tahap manufaktur komponen dan konstruksi Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN). Pengelolaan inspeksi yang sistematis diperlukan untuk memastikan struktur, sistem, dan komponen PLTN memenuhi persyaratan regulasi serta standar keselamatan yang berlaku.
Kegiatan dibuka dengan laporan kegiatan dari Kepala BDL, Ahmad Ciptadi Syuryavin, menyambut para ahli yang hadir dan menyampaikan apresiasi kepada IAEA atas dukungan dalam penyelenggaraan workshop ini.

Perwakilan IAEA, Ugur Bezdeguemeli, menekankan pentingnya penguatan kompetensi organisasi dan manajerial bagi badan pengawas dalam menjalankan fungsi pengawasan ketenaganukliran. Ia juga menyampaikan komitmen dukungan berkelanjutan IAEA kepada Indonesia dalam pengembangan infrastruktur keselamatan nuklir dan kerangka regulasi, serta berharap workshop ini dapat terlaksana dengan baik dan memberikan manfaat bagi seluruh peserta.

Sementara itu, Deputi PKN, Haendra Subekti, menekankan pentingnya kesiapan pengawasan regulatori dalam mendukung persiapan program tenaga nuklir nasional di Indonesia. Hal ini mencakup penguatan kerangka hukum, sumber daya manusia, kapasitas kelembagaan, serta pendekatan perizinan. Ia juga menegaskan bahwa pengawasan pada tahap manufaktur dan konstruksi PLTN diperlukan untuk memastikan struktur, sistem, dan komponen memenuhi persyaratan regulasi serta standar keselamatan. Melalui workshop ini, diharapkan peserta dapat meningkatkan kompetensi inspeksi regulatori dan memperoleh wawasan dari pertukaran pengalaman internasional. Haendra Subekti kemudian membuka kegiatan secara resmi.

Setelah rangkaian sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan presentasi oleh Direktur Pengaturan Pengawasan Instalasi dan Bahan Nuklir (DP2IBN) BAPETEN, Nur Syamsi Syam, mengenai “Nuclear Programme and Regulatory Framework for NPPs in Indonesia”. Presentasi ini membahas program nuklir dan kerangka regulasi PLTN di Indonesia sebagai bagian dari penguatan pemahaman peserta mengenai kesiapan regulatori dalam mendukung pengembangan tenaga nuklir nasional.

Selama pelaksanaan workshop, peserta mengikuti berbagai sesi pembahasan mengenai program nuklir dan kerangka regulasi pembangunan PLTN, proses perizinan, serta pengelolaan inspeksi regulatori pada tahap manufaktur dan konstruksi. Materi disampaikan melalui perspektif internasional, termasuk pengalaman Korea Selatan, Türkiye, dan Pakistan, serta perspektif IAEA mengenai kerangka inspeksi regulatori. BAPETEN juga memaparkan rencana pengelolaan inspeksi regulatori dalam mendukung pengawasan pembangunan PLTN di Indonesia.

Kegiatan pada hari pertama ditutup dengan rangkuman sesi yang menjadi bahan pembelajaran bagi peserta untuk mengikuti rangkaian workshop selanjutnya. Melalui workshop ini, BAPETEN diharapkan dapat semakin memperkuat kapasitas pengawasan regulatori, khususnya dalam pengelolaan inspeksi, pemantauan kepatuhan, serta penerapan standar keselamatan dan mutu pada tahap manufaktur dan konstruksi PLTN. Pertukaran pengetahuan dan pengalaman internasional dalam kegiatan ini juga diharapkan dapat mendukung kesiapan BAPETEN dalam melaksanakan pengawasan pembangunan PLTN di Indonesia. [BHKK/DA/OR]


Komentar (0)


BAPETEN Link

mkananmenu_2024-02-26-145126.png
mkananmenu_2021-04-19-125003.png
mkananmenu_2021-04-19-125235.png
mkananmenu_2021-08-25-114254.png
mkananmenu_2024-05-15-171035.jpeg
mkananmenu_2026-05-10-232514.png

Feedback

GPR Kominfo

Memuat berita GPR Kominfo...

Video

International Links