Banner BAPETEN
BAPETEN Ajak Masyarakat Berpartisipasi Aktif dalam Pengawasan Pemanfaatan Tenaga Nuklir di Indonesia
Kembali     10 Agustus 2026 | Berita BAPETEN | 20 lihat

BAPETEN bersama dengan Wakil Ketua Komisi XII DPR RI, Sugeng Suparwoto melaksanakan Bakti Pengawasan dalam Perencanaan Program Pengawasan Pemanfaatan Tenaga Nuklir di Purwokerto, Jawa Tengah, 10 Agustus 2026. Kegiatan yang dihadiri lebih dari 140 peserta yang berasal dari perwakilan organisasi kemasyarakatan di wilayah Kabupaten Banyumas ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang tepat tentang tenaga nuklir serta pemanfaatan dan pengawasannya, sekaligus mengenalkan tugas dan fungsi BAPETEN sebagai lembaga pengawas pemanfaatan tenaga nuklir di Indonesia.

egiatan diawali dengan sambutan oleh Plt. Kepala BAPETEN, Zainal Arifin, yang menyampaikan ajakannya agar masyarakat bisa turut berpartisipasi di dalam pelaksanaan pengawasan terhadap pemanfaatan tenaga nuklir. Zainal menambahkan, hal ini dikarenakan masyarakat merupakan pihak yang paling masyarakat adalah pihak yang berada paling dekat dengan radiasi. "Bapak Ibu ketika berkunjung ke rumah sakit, di situ juga ada radiasi. Orang-orang yang paling dekat dengan radiasi adalah masyarakat itu sendiri, kemudian dapat mengetahui kejadian lebih awal, berinteraksi dengan fasilitas dan merasakan langsung dampak apabila terjadi kejadian", tegas Zainal. Sebagai penutup, Zainal mengharapkan bahwa setelah kegiatan ini masyarakat tidak perlu takut lagi dengan nuklir. Masyarakat diharapkan bersedia melaporkan kepada BAPETEN bila menemukan adanya fasilitas pemanfaatan tenaga nuklir yang tidak memiliki izin, untuk menjamin keselamatan bersama. “Masyarakat bukanlah objek pengawasan, tetapi masyarakat adalah mitra pengawasan BAPETEN”, pungkas Zainal.


Selanjutnya, dalam sambutan oleh Wakil Ketua Komisi XII DPR RI, Sugeng Suparwoto menyampaikan beberapa insiden/kecelakaan yang berkaitan dengan nuklir, dikaitkan dengan pentingnya pengendalian/pengawasan. “Banyak kita dengar solah-olah nuklir itu sangat berbahaya. Betul sekali, tapi nuklir berbahaya kalau tidak dikendalikan secara baik”, tegas Sugeng. Lebih jauh, Sugeng mengharapkan agar nuklir bisa diterima secara baik sebagai bagian dari kehidupan masyarakat dan dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi kehidupan masyarakat.


Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Koordinator Kelompok Fungsi Komunikasi Publik, Abdul Qohhar, tentang Pengawasan Pemanfaatan Tenaga Nuklir di Indonesia. Dalam pemaparannya, dijelaskan perihal pemahaman tenaga nuklir secara umum, peran BAPETEN dalam mengawasi pemanfaatan tenaga nuklir hingga manfaat dan risiko tenaga nuklir. Lebih lanjut, Abdul Qohhar juga mendorong peran serta publik untuk melakukan pengawasan kolaboratif dengan BAPETEN. Kegiatan ini diakhiri dengan diskusi dan tanya jawab antara narasumber dan peserta yang hadir. [BHKK/AQ]


Komentar (0)


Tautan BAPETEN

mkananmenu_2024-02-26-145126.png
mkananmenu_2021-04-19-125003.png
mkananmenu_2021-04-19-125235.png
mkananmenu_2021-08-25-114254.png
mkananmenu_2024-05-15-171035.jpeg
mkananmenu_2026-05-10-232514.png

Feedback

GPR Kominfo

Memuat berita GPR Kominfo...

Video

Tautan Internasional