BAPETEN Perkuat Kualitas Pelatihan Ketenaganukliran melalui Penyelarasan Unit Kompetensi, Silabus, dan Modul
Kembali 24 Agustus 2026 | Berita BAPETEN | 42 lihatBandung, 24 Agustus 2026 — Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) melalui Direktorat Perizinan Fasilitas Radiasi dan Zat Radioaktif menyelenggarakan Workshop Penyelarasan Unit Kompetensi dengan Silabus dan Modul Pelatihan, Senin (24/8). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya BAPETEN untuk memperkuat penyelenggaraan pelatihan ketenaganukliran agar selaras dengan kebutuhan kompetensi serta mendukung peningkatan kompetensi sumber daya manusia di bidang ketenaganukliran.
Workshop dilaksanakan dalam rangka sosialisasi dan pembinaan terkait implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko serta Peraturan BAPETEN Nomor 5 Tahun 2025 tentang Standar Kegiatan Usaha dan/atau Standar Produk/Jasa pada Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko Sektor Ketenaganukliran. Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan dari Lembaga Pelatihan Ketenaganukliran serta pemangku kepentingan terkait.
Kegiatan workshop dibuka oleh Direktur Perizinan Fasilitas Radiasi dan Zat Radioaktif, Asep Saefulloh Hermawan. Selanjutnya, peserta mengikuti sejumlah sesi pemaparan yang membahas evaluasi pelaksanaan pengujian dengan materi pelatihan pada semester 1 (Januari – Juni), penyelarasan unit kompetensi dengan silabus dan modul pelatihan, pengawasan kinerja Lembaga Pelatihan Ketenaganukliran, serta mekanisme penyampaian Kerangka Acuan Kerja (KAK) pelatihan sesuai Peraturan BAPETEN Nomor 5 Tahun 2021. Materi-materi tersebut menjadi bagian dari rangkaian agenda kegiatan yang telah disusun BAPETEN.
Sesi penyelarasan unit kompetensi dengan silabus dan modul pelatihan menjadi salah satu agenda utama workshop. Dalam sesi ini, peserta membahas keterkaitan antara unit kompetensi dengan materi pelatihan yang akan diberikan. Penyelarasan tersebut menjadi langkah penting untuk memastikan silabus dan modul pelatihan memiliki keterkaitan yang jelas dengan kompetensi yang dibutuhkan dalam pelaksanaan tugas di bidang ketenaganukliran.
Setelah sesi pemaparan, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi, peserta kemudian terlibat langsung dalam penyusunan silabus dan modul pelatihan secara berkelompok. Melalui tahapan ini, peserta tidak hanya memperoleh pemahaman secara konseptual, tetapi juga turut melakukan penyelarasan dan penyusunan dokumen pelatihan secara langsung.
Melalui workshop ini, BAPETEN memperkuat sinergi dengan Lembaga Pelatihan Ketenaganukliran dan para pemangku kepentingan dalam membangun sistem pelatihan yang terarah, konsisten, dan sesuai dengan kebutuhan kompetensi. Penyelarasan unit kompetensi, silabus, dan modul pelatihan menjadi salah satu langkah untuk mendukung terselenggaranya pelatihan ketenaganukliran yang berkualitas serta berkontribusi terhadap peningkatan kompetensi personel di bidang fasilitas radiasi dan pemanfaatan tenaga nuklir.(DPFRZR)








Komentar (0)