Layanan Publik

mkirimenu_2018-01-26-104911.gif
mkirimenu_2018-01-26-104958.png
mkirimenu_2018-01-26-105029.png

Bapeten Link

mkirimenu_2018-01-26-105102.png
mkirimenu_2018-01-26-105119.png
mkirimenu_2018-01-26-105136.png
mkirimenu_2018-01-26-105151.png
mkirimenu_2018-01-26-105207.png
mkirimenu_2018-11-15-104059.png

Peta Pemanfaatan Tenaga Nuklir

mkirimenu_2018-01-26-105624.png

Survei

mkirimenu_2018-01-26-105420.png
mkirimenu_2018-01-26-105524.jpg

Video

BAPETEN Kembali Gelar Bimbingan Teknis Front Line Officer (FLO)
Kembali
small_thumb_2019-05-10-151109.jpg

Guna meningkatkan kapabilitas personil Front Line Officer (FLO) dipintu-pintu masuk Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Direktorat Keteknikan dan Kesiapsiagaan Nuklir (DKKN) BAPETEN kembali menggelar Bimbingan Teknis bagi FLO bertempat BAPETEN pada tanggal 29 – 30 April 2019.

Bimbingan teknis ini bertujuan untuk meningkatkan kewaspadaan dan kemampuan FLO guna mengantisipasi adanya potensi ancaman penyelundupan bahan nuklir dan/atau zat radioaktif maupun barang mengandung radioaktif masuk ke wilayah NKRI. Bimbingan Teknis ini juga bertujuan untuk mengingatkan FLO akan peran penting mereka dalam menjaga perbatasan atau pintu-pintu masuk NKRI dalam mencegah terjadinya penyelundupan bahan nuklir dan/atau zat radioaktif maupun barang mengandung radioaktif.

imgkonten imgkonten

Bimbingan Teknis ini dibuka oleh Direktur Keteknikan dan Kesiapsiagaan Nuklir, Dedik Eko Sumargo yang didampingi oleh Kepala Subdirektorat Keteknikan Zulkarnain. Dalam sambutannya saat pembukaan, Dedik mengucapkan terima kasih atas komitmen dari instansi terkait memenuhi undangan Bimbingan Teknis ini, mengingat tugas yang diemban oleh BAPETEN ini tidak akan berjalan dengan baik tanpa adanya keterlibatan dari stakeholder. Peran dan komitmen dari semua stakeholder ini sangat penting dalam menenerapkan program keamanan nuklir. Untuk itu penting kiranya meningkatkan kemampuan dari personil stakeholder ini guna mendukung program keamanan nuklir nasional ini.

imgkonten imgkonten

Pelatihan ini diikuti oleh 28 (dua puluah delapan) peserta yang terdiri dari berbagai stakeholder,yaitu: 3 orang dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Pusat, 8 orang dari Direktorat Polisi Air – Baharkam Polri, 6 orang dari Direktorat Surveilans dan Karantina Kesehatan – Kemenkes, 4 orang dari Direktorat Latihan – BAKAMLA, 3 orang dari Direktorat Rekayasa – BIN dan 4 orang dari Detasemen KBR – Korp Brimob.

imgkonten imgkonten

Metode pembelajaran selama bimbingan teknis ini, selain pemberian materi melalui presentasi dari pengajar di Subdit Keteknikan DKKN, Bimbingan Teknis ini juga melakukan praktikum penggunaan handheld monitor dengan menggunakan prinsip proteksi, teknik deteksi dan identifikasi nuklida. Diharapkan dengan adanya modul pelatihan ini, peserta dapat menerapkan pengetahuan dan pengalaman yang didapat selama pelatihan ini pada saat bertugas dilapangan sehingga upaya pencegahan penyelundupan bahan nuklir dan/atau zat radioaktif maupun barang mengandung radioaktif melalui pintu-pintu masuk NKRI dapat berjalan lebih efektif.

imgkonten imgkonten


Bimbingan Teknis ini ditutup dengan dialog serta penyerahan sertifikat pelatihan kepada perwakilan dari masing-masing instansi peserta pelatihan oleh Direktur Keteknikan dan Kesiapsiagaan Nuklir, Dedik Eko Sumargo. Dalam sambutan penutupnya Dedik mengucapkan terima kasih atas peran aktif, komitmen, kerja sama dan kesungguhan dari semua peserta pelatihan selama mengikuti Bimbingan Teknis ini, semoga apa yang didapatkan dalam bimbingan teknis ini dapat membantu dalam menjalan tugas dilapangan. [DKKN/ZUL].

imgkonten

Tautan Lembaga Pemerintah Non Kementrian

mbawahmenu_2018-01-26-112824.pngmbawahmenu_2018-01-26-112839.pngmbawahmenu_2018-01-26-112853.pngmbawahmenu_2018-01-26-112908.pngmbawahmenu_2018-01-26-112923.pngmbawahmenu_2019-02-25-144747.pngmbawahmenu_2018-01-26-113002.png